Made in Bali adalah fasilitas marketplace untuk memasarkan produk buatan UMKM, IKM dan Koperasi seluruh Bali secara online. Sesuai dengan Surat Edaran Nomor 1366/2021 tentang Alokasi Belanja Pemerintah untuk Produk UMKM dan Koperasi. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi opsi pemasaran produk dan dapat meningkatkan minat konsumen lokal terhadap produk buatan Bali. Aplikasi Made in Bali dapat diakses dan dikelola langsung oleh pelaku usaha, bebas dan tanpa adanya batasan untuk berkreasi.
Kondisi wilayah Bali utara yang seringkali kesulitan untuk mendapatkan signal provider ataupun siaran televisi karena terpengaruh letak geografis, membuat masyarakatnya kesulitan dan jauh tertinggal dalam memperoleh informasi terkini. Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali diharapkan mampu mengatasi Blank Spot menjangkau 80% di wilayah Buleleng, Karangasem, dan Jembrana. Tower ini juga memiliki fasilitas multifungsi sebagai tempat pariwisata berupa planetarium, sky walk, dan lainnya.
Aplikasi Virtual Reality Gamelan Bali merupakan aplikasi pengenalan dan pelestarian alat musik gamelan Bali dalam bentuk 3D yang dikembangkan demi mendukung pelestarian budaya Bali. Terdiri dari Gemelan Rindik, Kecek, Klenang, Kendang, Kempur & Gong, Gong Kemodong, Tawa-Tawa. Pengguna akan mendapatkan pengalaman menarik seperti halnya menggunakan alat musik gamelan bali secara langsung meskipun via virtual.
Aplikasi Mobile Antrean dapat digunakan untuk mengambil nomor antrean secara online di setiap pelayanan publik (kesehatan) Provinsi Bali yang telah terdaftar dalam sistem, serta telah terintegrasi juga dengan data kepesertaan dan Riwayat Kesehatan BPJS. Aplikasi ini dibangun demi mendukung pembangunan SIKBS yang mencakup Pendaftaran Online, Statistik Kesehatan, Ketersediaan Tempat Tidur, Info Pengobatan Tradisional, Riwayat Kesehatan dan Profil Fasilitas Kesehatan.
Sejak dulu, penyeberangan laut dari Sanur ke Nusa Penida sangat memprihatinkan. Tidak adanya dermaga, membuat penumpang seringkali harus turun ke air untuk menaiki kapal. Berlokasi di Pantai matahari terabit, Sanur, Denpasar selatan. Pelabuhan Sanur yang memiliki panjang total pemecah ombak 673 meter dan dapat menampung 70 kapal ini diharapakan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para penumpang yang hendak menyebrang menuju Nusa Penida. Diperkirakan selesai tahun 2022.
Kondisi Pelabuhan Benoa yang kurang memadai telah berlangsung cukup lama. Penempatan layanan logistik, perikanan dan wisata yang kurang terorganisir, belum berdampak siginifikan bagi perekonomian Bali. Pembangunan Bali Maritime Tourism Hub akan menjadi solusinya. Tempat ini akan dilengkapi fasilitas dalam mengakomodasi kebutuhan transportasi laut, mempermudah kapal pesiar berlabuh, sekaligus menjadi pusat wisata dan pemasaran UMKM di kawasan Benoa, Bali. Diperkirakan selesai tahun 2023.
Pemerintah Provinsi Bali
Judul
des