Minggu, 17 Desember 2017

Wagub Sudikerta Apresiasi Bali Tuan Rumah Kejuaraan Olahraga Dansa Nasional

Rabu, 25 Mei 2016



Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta didampingi oleh Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Bali Anak Agung Geriya menerima audensi dari Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Bali terkait rencana  Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Dance Sport tahun 2016,  bertempat di Ruang Kerja Wagub Sudikerta, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Selasa (24/05).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum IODI Bali Ni Made Suparmi, mengungkapkan bahwa Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) merupakan organisasi yang membidangi pengelolaan cabang olahraga dansa yang ada dalam wadah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Olahraga dansa itu sendiri merupakan salah satu cabang olahraga yang  dipertandingkan dalam ajang bergengsi yaitu  PON (Pekan Olahraga Nasional). Di Bali sendiri, olahraga dansa atau yang lebih dikenal dengan olahraga dansaini baru berkembang sekitar 2 tahun ini, dan pada tahun 2016, Bali berkesempatan untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional yang akan diikuti atlet-atlet olahraga dansa dari seluruh Indonesia. “Sampai saat ini baru 19 provinsi yang konfirmasi untuk mengikuti kejurnas ini”ujarnya. Ia berharap, dengan penyelenggaraan kegiatan ini akan melahirkan bibit-bibit atlet yang nantinya dapat dipersiapkan secara lebih maksimal untuk tampil pada kejuaraan PON tahun depan. Ia juga menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut, akan diikuti oleh atlet-atlet dibawah 16 tahun. Untuk itu, ia berharap Wagub Sudikerta dapat memberikan dukungan kepada para atlet pada pembukaan kejurnas nanti yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2016, bertempat di Gor Lila Buana-Denpasar.

Menanggapai hal tersebut, Wagub Sudikerta menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kejurnas ini. Menurutnya, olahraga dansa merupakan jenis olahraga yang baru dikembangkan di Bali, dimana hal tersbeut dapat memberikan peluang bagi Bali untuk mengirimkan atlet dancesport terbaik dalam ajang PON nanti. Selanjutnya, Sudikerta mengatakan bahwa penyelenggaraan kejurnas ini harus dipersiapkan dengan matang dan maksimal, mengingat kegiatan tersebut diikuti oleh para atlet di seluruh Indonesia yang nantinya akan berpengaruh terhadap baik-buruknya nama Bali. Oleh karena itu, Sudikerta meminta panitia penyelenggara untuk melakukan koordinasi lebih maksimal dengan KONI sehingga tidak terjadi miss komunikasi dan acara dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, Ia juga berharap olahraga ini dapat lebih dikembangkan dan disebarluaskan kepada anak-anak muda  di Bali, sehingga ada ketertarikan mereka untuk mengikuti kegiatan olahraga tersebut. “Semakin banyak anak muda yang tertarik dengan olahraga ini, maka semakin banyak bibit atlet-atlet berbakat yang kita dapatkan dan bisa kita latih secara optimal,”ujarnya optimis.