Minggu, 30 April 2017

Simakrama Agustus 2010 akan Diisi Penyerahan Sertifikat

Rabu, 27 Oktober 2010



Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Bali Drs. Puspayoga kembali mengundang dan mengajak segenap komponen masyarakat Bali untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam acara simakrama atau open house Gubernur Bali bulan Agustus 2010. Acara ini diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 28 Agustus 2010 di Wantilan Gedung DPRD Bali Jl. Kusuma Atmadja, Denpasar dari pukul 09.00 s/d 12.00 Wita. Selain Gubernur dan Wakil Gubernur, acara ini juga dipastikan akan dihadiri Sekda Bali I Nyoman Yasa beserta staf lengkap Setda Provinsi Bali yang terdiri dari pimpinan SKPD.

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Putu Suardhika mengatakan, siapa saja warga masyarakat Bali yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung dihadapan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dipersilahkan berpartisipasi dalam acara ini. Gubernur dan Wakil Gubernur tidak akan membatasi aspirasi yang disampaikan warga apakah aspirasi tersebut berkenaan dengan bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dalam arti luas, infrastruktur, seni dan budaya maupun keamanan dan ketertiban dan lain-lain dipersilahkan menyampaikannya tanpa menutup-nutupi.
Agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib, panitia menetapkan mekanisme penyampaian aspirasi sebagai berikut :
  1. Pukul 08.00 Wita panitia membuka pendaftaratan bagi warga yang ingin menyampaikan aspirasi;
  2.  Warga yang ingin menyampaikan aspirasinya mendaftarkan diri kepada panitia untuk mendapatkan blanko isian aspirasi dan nomor urut antrean;
  3. Setelah mendapat blanko isian aspirasi dan nomor urut antrean, warga mencari tempat duduk yang telah disediakan untuk mengisi blanko aspirasnya;
  4. Pada pukul 09.00 Wita simakrama dimulai. Gubernur Made Mangku Pastika mengawali simakrama dengan sepatah dua patah kata pengantar. Setelah itu dialog antara Gubernur dengan masyarakat dipandu Kepala Bappeda Bali;
  5. Setelah acara pembukaan, pemandu dialog akan memanggil warga sesuai nomor urut antrean untuk menyampaikan aspirasinya;
  6. Setiap warga diberikan tiga menit untuk menyampaikan aspirasinya. Panitia akan membunyikan gong untuk menandai berakhirnya waktu penyampaian aspirasi dari warga.
  7. Tepat pukul 12.00 Wita, acara akan diakhiri dengan Puja Tri Sandhya dan makan nasi bungkus bersama.