Rabu, 28 Juni 2017

Penutupan Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2010 Dan Utsawa Dharmagita Tahun 2010

Senin, 25 Oktober 2010



Penyelenggaraan Pameran Pembangunan tahun ini yang dirangkaikan dengan penyelenggaraan Utsawa Dharmagita telah berlangsung dengan lancar, sekaligus menjadi momentum kebersamaan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65 dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Bali yang ke-52. Pameran berlangsung selama 10 hari bertempat di Art Center mulai dari Sabtu (14/8) lalu, ditutup oleh Wakil Gubernur Bali A. A. Puspayoga, malam ini Senin (23/8).

Masih dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65, serta dalam suasana perenungan dan refleksi diri serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Bali yang ke-52, segenap jajaran di Pemerintahan Provinsi Bali wajib mengevaluasi diri atas pencapaian yang diraih maupun kegagalan yang dialami.
Dalam dua tahun implementasi Visi Bali Mandara masih banyak program yang belum berjalan optimal, masih banyak hambatan yang menghadang, serta masih ada persepsi yang belum sama pada tataran pelaksanaan di lapangan. Diperlukan keterlibatan semua pihak termasuk semua media dan kegiatan yang ada, tidak hanya untuk mensosialisasikan program dan hasil-hasil pembangunan, tetapi yang lebih penting adalah wahana menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaannya.
Pameran pembangunan kali ini melibatkan 4 (empat) pilar pelaku pembangunan yakni pihak Pemerintah, Swasta/BUMN/BUMD, Masyarakat dan Akademisi dengan jumlah peserta 162 peserta/stand. Beberapa pihak menilai kegiatan ini telah mampu menampilkan pesan-pesan pembangunan secara obyektif dan transparan, rekreatif dan edukatif sehingga dapat menjadi media informasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh komponen masyarakat. Materi yang disajikan meliputi: Program Unggulan Pemerintah yang berbasis Bali Mandara dengan sub kegiatan diantaranya adalah Bali Clean and Green, Hasil Industri Kerajinan dan Usaha Kecil Menengah yang berbasis Kerakyatan, Peken Sarwa Pala (Pasar Tradisi) yang menampilkan dan menjual hasil pertanian organik, perkebunan dan perikanan, serta pagelaran seni yang melibatkan seniman, anak sekolah setingkat SLTP dan SLTA, partisipan Kabupaten/Kota dan institusi lain dengan jumlah pagelaran kesenian sebanyak 12 pagelaran. Tidak ketinggalan kegiatan Penyajian Kuliner Tradisional mewarnai berlangsungnya Pameran tersebut.
Sejalan dengan era keterbukaan informasi publik dan implementasi prinsip transparansi dalam paradigma good governance, Pemerintah Daerah melalui pameran pembangunan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan penilaian sebagai bentuk partisipasinya dalam pembangunan. Partisipasi masyarakat yang semakin meningkat akan mendorong optimalisasi realisasi program pembangunan. Dengan demikian manajemen pembangunan daerah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pada evaluasi merupakan manajemen partisipatif. Sehingga realisasi program-program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan, dan penanganan kemiskinan, akan dapat direalisasikan tepat arah dan tepat sasaran.
Utsawa Dharmagita
Tema Pameran Pembangunan adalah “Melalui Pameran Pembangunan Bali Tahun 2010 Kita Teguhkan Komitmen Membangun Bali Menuju Bali Mandara,” sedangkan tema Utsawa Dharmagita XXIII adalah ”Santi Kinenyepi Tutur” yang bermakna Pendalaman Dharma Gita meneguhkan karakter Bangsa.
Kegiatan Utsawa Dharmagita tahun ini para peserta telah mampu menunjukkan penguasaan estetika yang tinggi dalam pemaknaan nilai-nilai filsafat dan etika dalam sastra Hindu. Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian sastra agama sebagai nafas budaya Bali telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda untuk mulai mencintai dan bangga terhadap warisan leluhur yang adiluhung ini.
Penutupan Utsawa Dharmagita akan disertai penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam Utsawa Dharmagita. Selamat atas prestasi yang diraih dan bagi peserta yang terpilih mempersiapkan diri mengikuti Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional sehingga dapat mengharumkan nama Bali pada kegiatan tersebut.