Rabu, 14 Nopember 2018

WAGUB PUSPAYOGA RESMIKAN VIHARA SATYA DHARMA

Kamis, 23 Agustus 2012



 Menjaga kerukunan umat beragama di Bali menjadi tanggung jawab bersama, baik Pemerintah melalui Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) maupun umat masing-masing. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Bali, Drs. Puspayoga, pada saat meresmikan Vihara Satya Dharma, di Kawasan Pelindo Benoa, Rabu (22/8).
Vihara Satya Dharma mulai dibangun sejak 6 Tahun yang lalu dengan dukungan dari umat tri dharma yang ada di Bali, Jakarta dan Luar Negeri serta upaya koordinasi dengan FKUB di Bali. Komplek Vihara ini berada diareal seluas 82 Are dengan Bangunan Utama seluas 800 m2 dibalut dengan ornamen khas tiongkok serta kombinasi warna merah dan keemasan yang mencolok. Disudut depan tampak bangunan pelinggih Padmasana dan Tugun Karang menunjukkan adanya alkulturasi budaya antara Hindhu dengan Budha sehingga terbina keharmonisan diareal tersebut. Menurut Ketua Yayasana Vihara Satya Dharma Kasdi Taman menyampaikan pembangunan Vihara ini menghabiskan dana sekitar 3-4 Milyar lebih yang berasal dari yayasan dan dukungan dari umat di Bali serta ribuan pelaut yang singgah di benoa dalam kurun 6 tahun ini dan bertujuan agar umat tridharma bisa dengan nyaman melaksanakan persembahyangan.
Wakil Gubernur Bali Drs. Puspayoga didampingi Ketua FKUB Bali, Ida Bagus Wiana, Pembina Yayasan Vihara Satya Dharma Sumadi Kusuma sebelum melaksanakan peresmian berkesempatan meninjau bangunan vihara yang terdiri dari dua ruangan pemujaan. Puspayoga menyampaikan rasa kagumnya terhadap semangat umat tri dharma dalam membangun tempat persembahyangan ini. Selaku Dewan Pembina FKUB Provinsi Bali, Puspayoga berharap dengan dibangunnya tempat pemujaan ini dapat menjadikan umat tri dharma bisa melakukan aktifitas persebahyangan dengan nyaman dan tentunya terus memupuk sikap saling gotong royong, saling menghargai dengan masyarakat umat lain sehingga bersama-sama bisa membangun Bali demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Bali. “Dengan dibangunnya vihara ini semoga berdampak positif pada masyarakat sekitar sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan”, demikian imbuhnya. Pada kesempatan itu dilaksanakan penandatanganan Prasasti oleh Wakil Gubernur Bali Puspayoga didampingi Ketua FKUB Bali Ida Bagus Wiana, Ketua Yayasan Vihara Satya Dharma Kasdi Taman dan Pembina Yayasan Vihara Satya Dharma Sumadi Kusuma.